Namun, kenaikan harga BBM bersubsidi itu ditunda menunggu kesiapan PT Pertamina (Persero).
Akan tetapi, Andre meminta pemerintah memikirkan masyarakat kecil yang akan terkena dampak kenaikan Premium.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BLT menjadi kompensasi atas kenaikan BBM di era SBY.
"Jangan sampai Anda naikin BBM untuk amankan APBN, tapi anda lupa ngurusin masyarakat," kata politikus Partai Gerindra itu menambahkan.
Di sisi lain, Andre menyebut kebijakan menaikkan harga BBM jenis Premium ini diambil pemerintah untuk meredam nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang terus melemah. Menurut dia, kebijakan menaikkan harga Premium ini menjadi pil pahit bagi masyarakat.
"Saya rasa kenaikan ini merupakan upaya pemerintah untuk meredam semakin turunnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Ini salah satu langkah yang diambil oleh pemerintah," ujarnya.
Pertamina juga telah mengerek harga jual seri Pertamax. External Communication Manager Pertamina Arya Dwi Paramita menyatakan penyesuaian harga BBM nonsubsidi berlaku mulai hari ini, di seluruh Indonesia pukul 11.00 WIB.
Melalui penyesuaian ini, di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya misalnya, harga Pertamax dipatok Rp10.400 per liter atau naik dari harga sebelumnya Rp9.500 per liter. Sementara itu harga Pertamax Turbo naik dari Rp10.700 per liter menjadi Rp12.250 per liter.
Di sisi lain, Pertamina Dex harganya naik dari Rp10.500 per liter menjadi Rp11.850 per liter. Dexlite naik dari Rp9.000 per liter menjadi Rp10.500 per liter dan biosolar non-PSO sebesar Rp9.800 per liter. (fra/dea)