Kuasa hukum Amien Rais, Ardy Mbalembout, mengatakan dua pertemuan itu terjadi, pertama, di kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH), di masa Orde Baru; dan saat konferensi pers di kediaman Prabowo Subianto di Jl. Kertanegara, Jakarta, 2 Oktober.
"Beliau bertemu Bu Ratna dua kali. Pertama di LBH tahun sekitar 1997-1998, yang kedua saat itu [konferensi pers]," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (10/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beliau [Amien] juga enggak punya handphone pribadi, ada cuma ajudan. Jadi praktis, enggak ada komunikasi dengan Bu Ratna atau siapapun," tuturnya.
"Konpers pun dibuka videonya, di situ kan normatif bahwa Pak Amien Rais ingin berjumpa dengan Kapolri untuk klarifikasi. Itu kan sebenarnya normatif dan ada itikad baik dari kita," tuturnya.
Ardy mengaku kliennya mendapat 30 pertanyaan terkait pertemuan dengan Ratna, isi dari konferensi pers, dan kemungkinan pertemuan-pertemuan sebelum konferensi pers itu.
(gst/arh)