Dalam rapat bersama Komisi C DPRD DKI Jakarta, Dirut Jakpro Dwi Wahyu Daryoto menyampaikan saat ini pihaknya tengah menyusun studi kelayakan terkait pembangunan stadion tersebut.
Corporate Secretary Jakpro Hani Sumarno mengatakan penugasan pembangunan stadion BMW tersebut baru diserahkan oleh Pemprov DKI kepada Jakpro belum lama ini. Karena nilai pembangunannya yang tinggi, sambungnya, maka Jakpro meminta anggaran PMD kepada Pemprov DKI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hani pun menyampaikan jika tahun 2019 mendatang, pembangunan stadion BMW sudah mulai akan dibangun.
Kondisi di Taman BMW, Jalan Danau Sunter Barat, Jakarta Utara, yang akan dijadikan stadion sepak bola level internasional di DKI Jakarta, beberapa waktu lalu. (CNN Indonesia/Ahmad Bachrain) |
Sebab, akan memakan waktu lama jika itu dilakukan lewat Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
"KPBU itu ya artinya ternyata butuh proses yang lebih panjang, ada beberapa yang harus kita lakukan, makanya kita usulkan melalui Jakpro," tutur Sri di Balai Kota Jakarta, Jumat (12/10).
"Punya pengalaman, ya bikin velodrome, bikin equistrian yang taraf internasional," ujarnya.
Di luar pembangunan Stadion BMW, ada tiga kegiatan lain yang direncanakan oleh Jakpro dengan menggunakan PMD sebesar Rp3,148 triliun tersebut.
(dis/arh)
Kondisi di Taman BMW, Jalan Danau Sunter Barat, Jakarta Utara, yang akan dijadikan stadion sepak bola level internasional di DKI Jakarta, beberapa waktu lalu. (