Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho memastikan gempa 5,6 skala richter (SR) yang terjadi sekitar pukul 11.34 WIB, Sabtu (13/10) tidak berpotensi tsunami.
"Gempa tidak berpotensi tsunami," kata Sutopo lewat keterangan tertulis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sutopo, gempa dirasakan selama lima detik oleh Warga Bitung, namun tidak menimbulkan kepanikan di tengah warga. Hingga berita ini dilaporkan belum ada laporan mengenai korbn jiwa atau kerusakan dampak gempa.
Kendati demikian, Edward meminta masyakarat Manado tidak perlu merasa khawatir atau cemas, meskipun harus tetap waspada.
Sejumlah warga Manado yang berada di rumah mengaku terkejut dengan gempa tersebut, dan langsung keluar rumah. Alfien Manoppo, warga Tuminting yang kaget dan membawa cucunya keluar rumah mengaku khawatir gempa besar seperti di Palu.
"Saya kaget dan langsung membawa cucu berdiri di lokasi aman, takut kalau ada apa-apa, soalnya masih khawatir sebab gempa besar di Palu, Sigi dan Donggala," katanya seperti dilaporkan Antara.
Meski begitu dia bersyukur sebab tidak ada gempa susulan seperti yang dikhawatirkan sebelumnya, sehingga bisa tetap beraktivitas dan tak perlu mengungsi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Max Tatahede, mengimbau seluruh penduduk Manado, tenang karena tidak ada ancaman tsunami.
"Tetap tenang tetapi selalu waspada, dan kami minta jangan menyebarkan informasi bohong supaya tidak membuat warga panik," katanya.