"Saya tidak menganggap ini sebagai kebetulan. Ini sebuah fakta di mana ancaman kepada setiap anggota DPR sudah di depan mata," kata Muzani ditemui di Rumah Kertanegara, Jakarta, Rabu malam (17/10).
Dia mengaku merasa sangat terteror dengan adanya insiden peluru nyasar ke gedung parlemen. Apalagi, kata dia, peluru yang nyasar ini ternyata tak hanya satu, tetapi banyak dan menyebar di beberapa lantai DPR RI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peluru nyasar kembali ditemukan di Gedung DPR. Kali ini di lantai 10 dan lantai 20 Gedung Nusantara I DPR. Peluru nyasar itu ditemukan di ruang nomor 1008 di lantai 10 yang merupakan ruang anggota Fraksi Partai Demokrat Vivi Sumantri Jayabaya. Peluru itu bersarang di dinding ruangan.
Sebelumnya memang sempat terjadi insiden peluru nyasar di ruang anggota DPR dari F-Gerindra Wenny Warouw di lantai 16 dan anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Golkar Bambang Hari Purnomo di lantai 13 Gedung Nusantara I DPR.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Kepolisian telah menetapkan dua tersangka berinisial I dan R atas insiden tersebut. (tst/osc)