Moeldoko menyatakan meski dana kelurahan itu nantinya akan dicairkan pada tahun 2019 mendatang dan berdekatan dengan Pilpres 2019, namun ia menegaskan tak ada nuansa politik dalam kebijakan tersebut.
"Enggak ada politik," kata Moeldoko di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Minggu (21/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua apa sih enggak dianggap politik," ujarnya.
"Kayaknya belum (disetujui DPR) baru wacana, tapi kita meyakini dana itu memang diperlukan oleh pimpinan di daerah-daerah itu," tuturnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa akan segera mencairkan dana kelurahan. Dana tersebut merupakan bantuan operasional pembangunan untuk kelurahan yang relatif sama dengan dana desa.
Namun, pencairan dana kelurahan tersebut masih perlu menunggu persetujuan dari DPR terlebih dulu.
"Iya sudah dijadwalkan untuk dimulai Januari 2019, tinggal menunggu persetujuan Dewan. Itu karena masukan dari Walikota, Bupati yang juga mendapat masukan dari Kelurahan," kata Jokowi usai kunjungan di Ponpes Al-Itqon Semarang, Sabtu (20/10).
Sejumlah pihak pun menilai langkah Jokowi mencairkan dana kelurahan tersebut bermuatan politis sebab dilakukan menjelang pemungutan suara di Pilpres 2019. (dis/mik)