Belasan guru dan tenaga kesehatan yang sempat disandera itu berhasil diselamatkan dengan bantuan Kepala Puskesmas Mapenduma Naftali Wandikbo.
Lihat juga:PR Repot Rezim Jokowi untuk Freeport |
Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal mengatakan guru dan tenaga kesehatan itu disandera selama 3-17 Oktober 2018. Salah seorang dari korban sandera yang merupakan guru mengalami kekerasan seksual dari KKB. Guru tersebut, katanya, diketahui telah diperkosa secara bergiliran oleh anggota KKB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban tersebut, kata Kamal, kini menjalani perawatan di RS Bhayangkara, Jayapura. Kepala RS Bhayangkara AKBP dr Herry mengatakan kondisinya sudah stabil, namun masih perlu konsultasi dengan dokter spesialis terkait tragedi yang dialaminya.
Setelah berhasil dibebaskan pada 17 Oktober lalu, para guru dan tenaga kesehatan itu baru bisa dibawa ke Wamena menggunakan pesawat carteran dua hari kemudian. Sebelum diterbangkan ke Wamena, guru dan tenaga kesehatan itu sempat diamankan dan menginap di Kepala Puskesmas Mapenduman, Naftali Wandikbo.