"Dalam agenda di Jawa Timur ini, Pak Prabowo dan Pak Sandi akan melakukan napak tilas resolusi jihad yang diserukan oleh KH Hasyim Asy'ari untuk melawan penjajah dan mempertahankan kedaulatan NKRI. Kegiatan tersebut dimulai dengan apel 5.000 santri di Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang," kata Ketua DPP Partai Gerindra, Chusni Mubarok melalui rilis yabg diterima CNNIndonesia.com, Senin (22/10).
Chusni menjelaskan Prabowo dan Sandi terinspirasi dari resolusi jihad dalam mempertahankan kedaulatan negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Apalagi, sambung Chusni, cikal bakal semangat pertempuran 10 November 1945 di Surabaya pun tak lepas dari resolusi jihad yang digaungkan pendiri Nahdlatul Ulama (NU).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kunjungi Pesantren dan Ulama
"Setelah bersilahturahmi dengan Gus Solah, dan berziarah ke makam KH Hasyim Asy'ari, Pak Prabowo dan Pak Sandi juga akan menyapa dan berdialog dengan para santri di Ponpes Tebu Ireng. Setelah itu pak Prabowo dan pak Sandi juga akan mengunjungi Ponpes Mambaul Ma'arif Denanyar Jombang untuk bersilahturahmi dengan para pengurus pondok pesantrennya serta berziarah ke makam KH Bisri Syansuri yang juga merupakan seseorang ulama besar di Jawa Timur," kata Chusni.
Setelah itu, Prabowo dan Sandi akan melanjutkan perjalanannya ke pondok pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Di sana, mereka akan melakukan ziarah ke makam pahlawan nasional KH Wahab Chasbullah. Rencananya, kata Chunsi, saat ziarah Prabowo-Sandi akan didampingi langsung putra Mbah Wahab yakni KH Hasib Wahab Chasbullah.
"Kegiatan silaturahmi kepada para Kyai dan santri serta ziarah ke makam para pejuang bangsa itu merupakan rangkaian kegiatan napak tilas resolusi jihad yang akan dilakukan oleh Pak Prabowo dan Pak Sandi selama di Jawa Timur ini," kata Chusni.
![]() |
(tst/kid)
