Keempat orang dari Bawaslu tersebut berjalan ke luar dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sekitar pukul 16.00 WIB, Rabu (24/10). Dengan tergesa-gesa mereka menuju kendaraan untuk pulang.
Saat dimintai keterangan, penyidik tersebut enggan menjawab dan menyarankan untuk langsung menanyakan hal tersebut pada pimpinan Bawaslu. Salah satu di antara mereka pun mengatakan akan kembali ke Bawaslu untuk menyampaikan kepada pimpinan tentang gagalnya pemeriksaan terhadap Ratna.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kondisi Ibu RS sedang sakit jadi belum bisa diambil keterangannya," ujar Insank saat dihubungi CNNIndonesia.com.
"Belum siap dan belum pernah terima undangan dari Bawaslu, sakit juga," ujarnya saat dihubungi CNNIndonesia.com.
Komisioner Bawaslu Fritz Edwar Siregar dan Ratna Dewi Petalolo belum memberikan keterangan saat dihubungi melalui pesan singkat maupun saluran telepon.
Bawaslu melakukan pemeriksaan terhadap Ratna terkait laporan dugaan kampanye hitam yang dilakukan oleh Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Presidium GNR Muhammad Sayidi menilai pernyataan Prabowo dalam jumpa pers yang digelar 2 Oktober lalu telah menimbulkan kegaduhan, sehingga mengancam keutuhan bangsa. Selain itu, kata dia, hal ini juga merugikan kubu Joko Widodo (Jokowi) yang merupakan lawan politik Prabowo. (gst/ayp)