"Enggak ada komentar (soal sontoloyo), saya bilang ke anak muda ayo, milenial ojo loyo, ojo loyo," kata Sandi di Jakarta, Sabtu (27/10).
Sandi meminta anak muda untuk terus meraih kesempatan di 2019 dan juga menyinggung soal ekonomi yang harus dikuatkan di tahun depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sandi menjelaskan pasangan Prabowo-Sandiaga mencanangkan sejumlah program, beberapa di antaranya ialah program anak minum susu, program pertanian hingga kesehatan di desa-desa.
"Rata-rata yang keluar masalah pekerjaan dan harga yang membebani, karena dua itu top of mind ekonomi, karena ekonomi selalu mendominasi setiap percakapan saya sama masyarakat," tutup dia.
Sebelumnya, Jokowi mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dengan politikus sontoloyo jelang tahun politik.
"Hati-hati, banyak politikus baik-baik, tapi banyak juga politikus sontoloyo. Lihat mana yang benar, mana yang tidak betul," kata dia, di Lapangan Ahmad Yani, Jakarta Selatan, Selasa (22/10).
Jokowi kemudian menjelaskan bahwa ujaran 'sontoloyo' itu terlontar lantaran merasa jengkel dengan kondisi politik Indonesia yang penuh adu domba, fitnah yang memecah belah demi meraih jabatan.
"Inilah kenapa kemarin saya kelepasan, saya sampaikan politikus sontoloyo, ya, itu. Jengkel saya," tutur mantan Wali Kota Solo ini. (vws/vws)