Tiga Anggota Polri Jadi Penumpang Lion Air JT-610 yang Jatuh

antara, CNN Indonesia | Senin, 29/10/2018 12:51 WIB
Tiga Anggota Polri Jadi Penumpang Lion Air JT-610 yang Jatuh Lokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di Karawang, Jawa Barat. ( ANTARA FOTO/H0-Humas Basarnas)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tiga anggota Polda Bangka Belitung turut jadi korban dalam jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di Karawang, Jawa Barat.

Benda-benda yang diduga puing dan barang milik penumpang sudah ditemukan di perairan. Namun belum ditemukan korban baik tewas maupun selamat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan tiga personel Polda Babel itu adalah Ajun Komisaris Besar Sekar Maulana, AKPB Mito dan Brigadir Kepala Rangga Adi Prana.


Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan tiga orang anggota Polri itu masuk dalam daftar manifes pesawat nahas tersebut.

"Di dalam manifes, ada anggota Polri tiga orang. Sampai sekarang korban belum ditemukan," kata Setyo seperti dilansir dari Antara.

Untuk membantu pencarian, Polri menyiapkan dua heli milik Polisi Air Udara (Polairud) dan beberapa kapal menuju lokasi kejadian.

"Tim DVI (disaster victim identification) dari Pusdokkes Polri sudah siap dimobilisasi. Kami ingin proaktif mendapatkan data antemortem dari keluarga penumpang pesawat yang jatuh tersebut," katanya.

Pesawat dengan nomor penerbangan JT 610 milik Lion Air dipastikan jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Pesawat tersebut terbang dari Bandara Soekarno Hatta, Banten pada Senin pukul 06.10 WIB untuk menuju Pangkalpinang. Namun pada pukul 06.33 WIB, pesawat dilaporkan hilang kontak.

Pesawat sempat meminta kembali ke landasan sebelum akhirnya hilang dari radar. Pesawat membawa total 188 orang penumpang yang terdiri atas 178 penumpang dewasa, satu anak dan dua bayi. Sementara awak pesawat terdiri dari dua pilot dan lima awak kabin. (sur/sur)