"Rakyat Madura juga tahu bahwa nilai dirinya tidak sebesar tarif jalan tol suramadu," ucap dia, saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (29/10).
Ferry, yang juga menjabat sebagai Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu, meyakini mayoritas warga Madura tetap memilih Prabowo pada Pilpres 2019 seperti pada Pilpres 2014.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ferry menilai Jokowi mulai kehabisan cara untuk meningkatkan elektabilitasnya. Hingga akhirnya, kata Ferry, mengambil langkah yang tergolong aneh. Salah satunya adalah menggratiskan tarif tol Jembatan Suramadu.
Jokowi mengklaim penggratisan tarif Tol Jembatan Suramadu bertujuan untuk meningkatan perekonomian masyarakat Madura. Dia menilai akan lebih banyak investasi yang masuk ke Madura setelah kebijakan tersebut diterbitkan.
Ia menyatakan kebijakan ini diambil setelah mendengarkan banyak usulan dan desakan dari tokoh agama, ulama, dan kiai. Biaya pemeliharaan akan ditanggung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).