"Titik terang adanya dugaan kuat adalah bagian dari fuselage (badan pesawat) JT-610 itu sudah ditentukan koordinatnya," kata Hadi di Pelabuhan JICT, Jakarta Utara, Rabu (31/10).
Hadi mengungkapkan sejumlah peralatan dan kapal sudah dikerahkan untuk mengecek titik koordinat jatuhanya pesawat itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemungkinan kuat adalah tempat fuselage yang kita cari. Karena kemungkinan besar korban masih ada di situ," ucap dia.
Kendati begitu, Hadi menyerahkan sepenuhnya keterangan kepada Kabasarnas untuk disampaikan secara resmi. Hingga kini pencarian masih dilakukan dan Basarnas membuka posko di Pelabuhan JICT.
Sejak kemarin sudah ada 49 kantong jenazah yang ditemukan. Sementara pagi tadi Basarnas kembali mengevakuasi sebanyak dua kantong jenazah kembali. (ctr/dal)