"Jadi gitu, enggak ada. PKS sudah kerja semua, Pak Sohibul dan Pak Sandiaga Uno," kata Ferry kepada CNNIndonesia.com, Rabu (31/10).
Ferry mengatakan sampai saat ini keputusan pengganti Sandi untuk menempati posisi wakil gubernur DKI Jakarta belum final. Kata dia, Gerindra maupun PKS masih melakukan musyawarah dalam memutuskan pengisi kursi DKI 2.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, anggota Badan Komunikasi Gerindra Andre Rosiade meminta semua pihak, baik DPD Gerindra maupun DPW PKS Jakarta untuk menahan diri.
Andre meyakini PKS bersama Gerindra, Demokrat, dan PAN bakal menggerakkan seluruh mesin partainya mengawal pemenangan Prabowo-Sandi dalam pesta demokrasi lima tahunan kali ini.
"Saya punya keyakinan bahwa PKS akan berkomitmen dalam koalisi yang kita bangun bersama. Karena kami yakini PKS bersama PAN, Demokrat dan Gerindra memenangkan Prabowo-Sandi," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi menekankan hampir seluruh kader, terutama kader muda PKS DKI Jakarta mengancam mematikan mesin partai jika posisi wakil gubernur DKI yang ditinggalkan Sandi tak diberikan.
"Hampir seluruh kader PKS kecewa, terutama anak-muda PKS. Kader-kader itu mengancam akan matikan mesin partai untuk Prabowo-Sandi jika janji Gerindra soal Wagub DKI tidak dipenuhi," kata Abdurrahman.