"Ya ada keinginan untuk bertemu, dan Pak Prabowo masih ada kegiatan di beragam tempat, jadi belum terjadi pertemuan itu," kata Hidayat di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (1/11).
Hidayat mengakui klarifikasi ucapan Prabowo belum dapat dilakukan dalam waktu dekat. Namun, dia mengklaim telah mendapat klarifikasi dari Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani, Wakil Ketua Umum Fadli Zon, dan Sandiaga Uno bahwa Gerindra tetap berkomitmen memberikan kursi Wagub DKI ke PKS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi posisi kami hanya lah mengingatkan komitmen itu. Kita tidak ada posisi untuk berebut karena ini bukan untuk diperebutkan," katanya.
Pekan lalu, Prabowo mengaku telah menyerahkan perihal kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kepada Ketua DPD Partai Gerindra M Taufik.
"Ketua Gerinda Jakarta namanya Muhammad Taufik. Tenang saja, you tunggu waktu pengumuman, tanya Pak Taufik sajalah," kata Prabowo di Stadion Klender, Jakarta Timur, Rabu (24/10).
Kursi Wagub DKI kini lowong setelah ditinggal Sandiaga Uno yang mengundurkan diri karena mencalonkan diri jadi cawapres.
Gerindra dan PKS selaku partai pengusung berhak mengajukan calon pengganti. Baik PKS maupun Gerindra mengklaim sama-sama berhak atas kursi orang nomor dua di DKI Jakarta itu.