Diketahui pesawat yang jatuh di Tanjung Karawang milik Lion Air JT-610 berjenis Boeing 737 Max 8.
"Sampai dengan saat ini semua hasil inspeksi yang telah di lakukan kesimpulannya adalah memenuhi standar kelayakan udara," ucap Pramintohadi saat konferensi pers di Kantor Kemenhub, Jakarta, Sabtu (3/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pramintohadi mengklaim pihaknya telah memeriksa kondisi seluruh pesawat Boeing 737 Max 8 tersebut. inspeksi dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta, Kualanamu Medan, I Gusti Ngurah Rai Denpasar, dan Sam Ratulangi Manado.
"Hasil inspeksi, memenuhi standar kelayakan," ucap Pramintohadi.
Pramintohadi mengatakan bahwa inspeksi dilakukan berdasarkan standar kelayakan penerbangan. Misalnya, aspek kelengkapan dan kelayakan terbang, serta mengecek kemampuan mengidentifikasi masalah dalam pesawat.
Ia kemudian menjelaskan bahwa inspeksi memang selama ini rutin dilaksanakan Kemenhub. Jadwalnya pun bermacam-macam. Ada pemeriksaan mingguan, bulanan dan tahunan.
Dengan kata lain, inspeksi bukan baru dilakukan saat ini atau setelah ada kecelakaan pesawat Lion Air JT 610.
"Hanya saja sekarang memang intensitas kita tambah. Penajaman juga dilakukan," ucap Pramintohadi.