Sebagian peserta menganggap seleksi ini mengecewakan karena ada sejumlah kejanggalan. Ida, salah seorang pelamar CPNS di Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, menyebut kejanggalan itu antara lain, pertama, ribuan orang dinyatakan tak lolos seleksi Kemenristekdikti.
Lihat juga:JK Sebut Kesempatan Jadi PNS Kecil |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua, soal kualifikasi pendidikan yang disebut tak sesuai. Menurut dia alasan ini tak masuk akal karena sebagian besar dari mereka yang ditolak berlatar pendidikan S2 yang tak mungkin gagal memahami soal persyaratan itu.
"Bahkan ada lulusan luar negeri, kampus yang bergengsi, enggak lolos juga dengan alasan kualifikasi pendidikan enggak sesuai. Padahal dia sudah melampirkan bukti penyetaraan yang diminta Dikti. Kan sayang sekali ya mbak, lulusan yang berkualitas malah enggak lolos di tahap administrasi," ucap Ida.
Ketiga, lanjutnya, Kemenristekdikti berulang kali meralat persyaratan. Hal ini menimbulkan kebingungan tersendiri di kalangan pelamar CPNS. Mereka jadi bingung apa yang menyebabkan peserta lain lolos sedangkan mereka yang mengikuti aturan tidak diloloskan.
Kemenristekdikti diketahui membuka pendaftaran CPNS 2018 dengan total kuota 9.692 formasi yang terdiri dari 8.366 jalur umum, 1.008 jalur cumlaude, tiga diaspora, 199 disabilitas, dan 116 putra/putri Papua.
(kst/arh)