Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan pihaknya masih menyelidiki kronologi penembakan yang terjadi pada Sabtu (3/11) malam lalu. Dia juga belum dapat memastikan apakah anggota kepolisian itu sedang bertugas atau tidak.
"Sudah turun Propam akan mengecek kebenarannya seperti apa. Nanti (kronologi) kebenarannya seperti apa akan dicek satu per satu," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (5/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari kepolisian sudah menyampaikan rasa duka dan dari pihak keluarga tidak menuntut apa-apa," tuturnya.
Sejauh ini belum diketahui kejadian detail kasus dugaan salah tembak tersebut. Yang jelas AS ditemukan tewas bersimbah darah di belakang rumah kontrakannya di Gang Asem, Ciracas. Sebelum AS ditemukan tergeletak, sejumlah warga mendengar beberapa kali suara seperti letusan senjata api.
Sementara itu Kapolres Jakarta Timur Kombes Tony Yoyon enggan menjelaskan soal kejadian penembakan tersebut. Padahal pasca kejadian itu, anggota polisi tersebut sempat diamankan di Polres Jakarta Timur.
"Itu Propam urusan Propam, bukan saya lagi. Iya (kejadian di Jaktim), karena anggota, Propam yang nanganin," ujar Tony di Mapolda Metro Jaya. (gst/osc)