"Pak, maaf kami keberatan untuk tabur bunga pak, kami masih berharap," kata salah satu perwakilan keluarga korban kepada Panglima Komando Armada I Laksamana Muda Yudo Margono yang mewakili TNI Angkatan Laut di acara konferensi pers di hotel Ibis Cawang, Jakarta Timur, Senin (5/11).
Tabur bunga itu rencananya dilakukan esok pagi di lokasi jatuhnya pesawat di Perairan Tanjung Karawang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Itu adalah hari terakhir evakuasi berdasarkan prosedur tetap. Di sisi lain, tim evakuasi belum bisa memastikan berhasil mengevakuasi semua korban Lion Air JT-610 yang total berjumlah 189 orang.
Setelah penolakan itu, Yudo pun mempersilakan keluarga korban hanya melakukan doa bersama tanpa tabur bunga.
Kepala Badan SAR Nasional Muhammad Syauqi sebelumnya menyatakan akan memperpanjang proses pencarian korban selama 3 hari.
Tim Disaster Victim Investigation (DVI) di Rumah Sakit Polri Kramat Jati menyatakan pihaknya baru berhasil mengidentifikasi 14 jenazah korban Lion Air JT-610.
Dari jumlah itu, 11 jenazah dipastikan berjenis kelamin laki-laki dan 3 jenazah lainnya perempuan.
Pesawat Lion Air JT-610 mengalami kecelakaan pada Senin (29/10) pagi di Perairan Tanjung Karang. Pesawat ini mengangkut 189 orang, terdiri atas 178 penumpang dewasa, satu anak, dan dua bayi, serta delapan awak kabin.
(din/wis)