Sekretaris Jenderal Partai Bulan Bintang Afriansyah Ferry Noer menyatakan keberadaan Yusril sebagai pengacara Jokowi-Ma'ruf adalah kapasitasnya sebagai pengacara secara pribadi.
Sebagai Sekjen, Afriansyah mengaku sudah diajak bicara oleh Yusril perihal akan ditariknya ia menjadi pengacara Jokowi-Ma'ruf.
"Tapi tidak membawa-bawa partai," kata Afriansyah kepada CNNIndonesia.com, Senin (5/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yusril kata Afriansyah, memang kerap menyanggupi permintaan bantuan untuk jadi pengacara siapapun yang memintanya. Sama seperti saat menjadi pengacara Prabowo-Hatta Rajasa di Pilpres 2014 lalu.
PBB sendiri kata Afriansyah, baru akan memutuskan perihal dukungan di Pilpres 2019 pada Rapat Kerja Nasional yang akan digelar awal Desember mendatang.
Sebelumnya Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga menyatakan Yusril Izha Mahendra resmi ditunjuk sebagai pengacara pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.
Yusril dianggap ingin bersama-sama TKN Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019.
"Dia (Yusril) pasti ingin pemilu yang bagus bersih, kredibel bermartabat, maunya itu terjadi," kata Arya.
Arya menyatakan pihaknya tak menawarkan bayaran sedikitpun kepada Yusril alias secara cuma-cuma.
(sur/sur)