Menurut Djoko, kata 'tampang Boyolali' yang disampaikan oleh Prabowo itu adalah ungkapan sayang yang memang sering digunakan oleh para tentara.
Terkait ketepatan analogi ketimpangan ekonomi dengan 'tampang Boyolali' itu menurut Djoko hanya tergantung sudut pandang dan cara berpikir orang saja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya tinggal orang pandang dari mana, kalau dari pergaulan ya biasa saja. Tapi kalau dipolitisir ya..ya gitulah menurut saya, ini tahun politik semua," katanya.
Candaan 'tampang Boyolali' menjadi polemik setelah Prabowo berceloteh dalam acara peresmian kantor Badan Pemenangan Prabowo-Sandi di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (30/10) lalu.
"Kalian kalau masuk [hotel] mungkin kalian diusir karena tampang kalian tidak tampang orang kaya, tampang kalian, ya, tampang-tampang orang Boyolali," ujar Prabowo di hadapan tamu undangan saat itu. (tst/dea)