Ia menyatakan dirinya hanya mendapatkan informasi peluncuran itu dari pihak lain yang ingin memproduksi mobil itu secara besar-besaran.
"Saya hanya mendengar ada orang yang akan membuatnya," kata Ma'ruf saat ditemui di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Menteng, Jakarta, Selasa (6/11).
Mantan Rais Aam Nahdlatul Ulama itu pun keberatan dirinya dituduh telah meyebarkan kabar bohong (hoaks) seputar peluncuran mobil Esemka di bulan Oktober seperti yang dituduhkan kubu Prabowo-Sandiaga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, ia pun menegaskan bahwa orang itu tak memiliki kaitan dengan pemerintah terkait Esemka.
Diketahui, Ma'ruf menyatakan Mobil Nasional Esemka bakal diluncurkan pada Bulan Oktober ketika melakukan kunjungan ke Jawa Timur pada akhir September lalu.
Namun, hingga awal bulan ini, mobil yang pernah dipakai Joko Widodo sebagai kendaraan dinas saat menjadi Wali Kota Solo belum juga diperkenalkan kepada masyarakat.
Mobil esemka yang merupakan produk uji coba dari prototipe anak-anak SMK yang dibantu beberapa teknisi perusahaan besar. Jokowi saat menjadi wali kota Solo sempat memperjuangkan mobil ini hingga melambungkan popularitasnya. (rzr/sur)