"Ya itu bukan pemerintah, itu swasta, pengusaha yang ingin membangun dari mobil bengkel menjadi mobil pabrikan," ujar Ma'ruf saat ditemui di Hotel JW Marriott, Jakarta Selatan, Kamis (8/11).
Ma'ruf berpendapat ide produksi Esemka memang perlu didorong. Namun ia enggan menjelaskan hal apa yang perlu difasilitasi untuk mendorong proyek tersebut.
Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika |
"Itu kan swasta, enggak ada urusannya, mau jadi apa enggak kan urusan dia," ucapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas ucapan tersebut, mantan Ketua Rais Aam Nahdlatul Ulama itu sempat dituding menyebar hoaks. Ma'ruf keberatan dengan tuduhan tersebut dan berkilah bahwa dirinya hanya meneruskan kabar peluncuran Esemka dari pihak yang ingin memproduksi mobil itu.
Esemka menjadi perhatian publik sejak dipopulerkan oleh Joko Widodo kala ia masih menjabat Wali Kota Solo. Esemka sendiri merupakan prototipe mobil uji coba karya pelajar SMK yang dibantu oleh teknisi perusahaan mapan.
Foto: ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho |
Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika
Foto: ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho