"Kami sudah meminta keterangan penyelenggara soal kejadian semalam, sementara ini hasilnya masih kita dalami," kata dia saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Sabtu, (10/11).
Sudamiran mengatakan, pemeriksaan terhadap Taufik itu sudah dilakukan Jumat malam (9/11), di Mapolrestabes Surabaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami masih minta keterangan saksi-saksi lain, seluruh panitia dan juga pihak kereta api," kata dia.
"Kami telusuri kejadian semalam itu seperti apa sebenarnya, apakah ada kelalaian atau memang kecelakaan," ujar dia.
Polisi, kata dia, juga sudah berhasil mengidentifikasi 3 korban meninggal dunia akibat tertabrak kereta api di viaduk, saat gelaran drama semalam.
Berdasarkan keterangannya, polisi telah memastikan satu orang tewas karena terlindas kereta api. Sementara dua lainnya, tewas akibat terjatuh dari atas Jembatan Viaduk.
Korban karena terlindas kereta api atas nama Helmi Suryawijaya (13) warga Karang Tembok Gang 5, Surabaya, yang diidentifikasi RSUD dr Sutomo.
Sementara korban terjatuh adalah Erikawati (9) warga Jalan Kalimas Baru No. 61, Surabaya, yang juga diidentifikasi di Rsud dr Sutomo. Lalu Bagus Ananda (17) warga Jalan Ikan Gurami, Surabaya, yang diidentifikasi di RSUD dr Soewandhi.
Adapun belasan korban luka-luka dibawa ke Rumah Sakit Soetomo dan Rumah Sakit Soewandi. (frd/agi)