"Rambu sebelum masuk jalan tol ruas Jakarta-Tangerang-Cengkareng (JTC) kondisinya lengkap, termasuk larangan bagi kendaraan roda dua," ujar juru bicara PT Jasa Marga, Dwimawan Heru kepada CNNIndonesia.com, Senin (12/11).
Dwimawan juga menegaskan, pihaknya terus berkoordinasi dengan kepolisian setempat, bersama dinas perhubungan, secara rutin dalam pengawasan lalu lintas di area tersebut.
"Kami juga bahkan menambahkan rambu berupa kata-kata 'Jalan Tol' dan 'Motor Dilarang Masuk'," ujarnya menegaskan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain melanggar rambu, penggendara diketahui berbonceng tiga dan masih di bawah umur.
"Jadi memang enggak ada rambu dilarang masuk tol di situ. Makanya ini kita mau urus bersama Dinas Perhubungan," kata Ganet kepada CNNIndonesia.com, Senin (12/11).
Ganet menjelaskan RJ (13), IN (12), DAS (13), MK (14), GL (13) mulanya datang menggunakan dua motor dari arah Slipi. Kelimanya ingin pulang ke arah Kebon Jeruk sehingga masuk ke dalam tol Tomang.
"Dia enggak tahu itu jalan tol. Begitu sampai jalan tol dia bingung, kok banyak kendaraan? Akhirnya dia balik lagi lawan arus," terang dia.
Nahas, pada saat lawan arah, ABG tersebut terserempet mobil yang menggunakan jalan tol. Mereka akhirnya terkena luka-luka kecil dan sempat syok. (ain)