Kepala Polres Bogor Ajun Komisaris Besar AM Dicky mengatakan diskusi yang akan mengangkat tema 'Titik Awal Kebangkitan Islam Dunia' tersebut dinilai berkaitan erat dengan ideologi khilafah untuk mengganti sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari Pancasila.
Menurut dia, dugaan itu ditemukan polisi usai melakukan pengecekan terhadap undangan dan permohonan izin acara diskusi serta berkoordinasi dengan pihak Masjid Az-Zikra.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia pun menegaskan, kepolisian tidak memberikan izin terhadap acara tersebut karena diduga berisi hal-hal yang bertentangan dengan Pancasila dan perundang-undangan di Indonesia.
Dia menambahkan, rencana acara ini juga sebelumnya telah mendapatkan penolakan dari sejumlah elemen masyarakat baik dari organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam serta mahasiswa.
Dicky menegaskan pihak kepolisian akan membubarkan acara diskusi bertajuk 'Syiar dan Silaturahim Kekhalifahan Islam se-Dunia 1440 H' bila tetap dilaksanakan.
"Apabila tetap dilaksanakan akan kami bubarkan. Satu hari sebelumnya akan kami laksanakan penjagaan untuk mencegah terjadinya konflik karena dikhawatirkan akan terjadi aksi penolakan dalam gelombang besar terhadap acara tersebut," katanya.
CNNIndonesia.com sendiri masih mencoba untuk menghubungi pihak pengurus masjid Az-Zikra terkait izin yang tak diberikan atas diskusi yang akan digelar di sana, juga panitia yang akan menggelarnya.