"Setiap kali OK Oce jadi meme, lebih dari 58 ribu pengusaha lahir, pengangguran turun 20 ribu," ujar dia dalam lawatannya ke Palembang, Sumatra Selatan, Selasa (13/11).
Sandi mengatakan, OK Oce nantinya akan menjadi gelombang besar yang bisa menyerap tenaga kerja sekaligus menurunkan tingkat pengangguran. Permodalannya pun akan dibantu oleh pemerintah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sandi pun membahas bonus demografi yang tengah terjadi di Indonesia. Menurut dia, bonus demografi bisa berbalik menjadi bencana apabila kaum milenial, pemeran utama dari momen ini, hanya berdiam diri menjadi konsumen.
"Kita perlu melakukan sesuatu torehan sejarah agar milenial tidak menjadi penonton, mereka jadi pemain. Di 2030 kita tujuh besar dunia, di 2045 insyaallah empat besar dunia," ujar dia.
Tanggung jawab membesarkan bangsa Indonesia, dikatakan Sandi, merupakan tanggung jawab milenial. Untuk itu dia memberikan tantangan kepada kaum milenial harus jadi pengusaha.
"Karena 120 juta pasar konsumsi yang ada di Indonesia di tahun 2030 itu didominasi oleh milenial. Seandainya milenial itu tidak menjadi pengusaha, mereka akan jadi konsumen saja. Mereka harus menjadi produsen. Mereka harus menikmati dari pasar yang besar ini jangan sampai ini diberikan pada produk-produk asing," kata Sandi.
(idz/ain)