Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto mengatakan Satgas Pangan Polri akan melakukan operasi pasar guna memastikan ketersediaan barang, kelancaran distribusi, serta stabilitas harga komoditas pangan.
"Kami pastikan bahwa semua kebutuhan masyarakat terpenuhi sehingga tidak terjadi gejolak," kata Arief usai memimpin rapat koordinasi antisipasi kelangkaan dan kenaikan harga barang kebutuhan pokok jelang Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 kantor sementara Bareskrim, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (15/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jenderal bintang tiga itu melanjutkan, pemantauan dan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi hal yang penting dalam langkah antisipasi ini.
Arief memastikan, pihaknya akan memberikan sanksi pada tindakan yang menyimpang atau melanggar seperti penimbunan bahan baku dan BBM sesuai aturan yang berlaku.
"Kami akan lakukan (penegakan hukum) sesuai jenis pelanggarannya dan ketentuan yang berlaku. Itu (penegakan hukum) adalah langkah terakhir," tutur Arief.
Dalam kesemptan yang sama, Ketua Satgas Pangan Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengajak seluruh pemangku kepentingan terkait untuk bekerja sama dengan tidak mengedepankan ego sektoral.
Menurut dia, koordinasi itu ialah terkait sistem keterbukaan dalam menampilkan data-data.
"Saya mengajak kita berkoordinasi betul-betul koordinasi bukan hanya di bibir saja. Tidak akan ketemu, ujung-ujungnya Kabareskrim turun lakukan tindakan hukum nanti baru menyesal," kata Setyo.