"Masalah polusi tidak bisa diselesaikan dengan waring, kemarin itu menyelesaikan (masalah aroma) bukan menyelesaikan masalah polusi airnya," tutur Anies di Polda Metro Jaya, Jumat (16/11).
Anies berkata pemasangan waring sebelumnya hanya untuk mengatasi bau atau aroma kurang sedap dari Kali Item dalam rangka pelaksanaan Asian Games. Itu dlakukan demi kenyaman atlet yang menginap di Wisma Atlet yang bersebelahan dengan Kali Item.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang sedang disiapkan untuk bisa menangani polusi airnya dan harapannya nanti warga tidak mencium bau bukan karena ditutup tapi karena airnya bisa bersih," ujar Anies.
"Jangan jadikan sungai itu tempat pembuangan sisa-sisa, sisa kegiatan produksi, misalnya tahu, tempe ampasnya dibuang ke sungai," ujar Anies.
"Kemarin saya menemukan langsung kasur besar sekali, itu repot buangnya, cari tempat sampah susah, pas hujan tinggi kasurnya dilempar ke sungai," katanya.
Pemasangan turap di Kali Item termasuk program Dinas SDA tahun 2018 dalam rangka penataan pembangunan saluran kali. Proyek dikerjakan oleh bidang aliran timur SDA.
"Ini lanjutan dari Kali Sentiong yang Senen, yang rencananya memang tahun ini sampai depan Wisma Atlet," kata Teguh, Kamis (15/11). (dis/wis)