"Subdit Resmob (Subdirektorat Reserse Mobil) dan penyelam dari Polairud (Polisi Air dan Udara) akan mencari barang bukti tersebut di daerah Kalimalang," kata Kepala Budang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono saat konfirmasi, Sabtu (17/11).
Haris menghabisi korban Diperum Nainggolan (38) dan Maya Ambarita (37) menggunakan linggis yang didapat di rumah korban. Lalu kedua anak korban, Sarah Nainggolan (9) dan Arya Nainggolan (7) dibunuh dengan cekikan di leher.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan penyidikan, Haris melakukan pembunuhan karena dendam dengan korban. Ia sering dimarahi oleh korban yang merupakan keluarganya.
"Pelaku sakit hati karena korban sekarang mengelola kos-kosan. Beberapa waktu lalu pelaku yang mengurus kos-kosan ini," kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Wahyu Hadiningrat saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (16/11).
Haris Simamora, tersangka pembunuhan satu keluarga di Bekasi. (CNN Indonesia/Safir Makki) |
Usai melakukan olah TKP, polisi segera menelusuri jejak pelaku yang diduga orang dekat korban. Usai menemukan mobil korban di sebuah indekos di Cikarang, Jawa Barat, polisi mendapat informasi pelaku berada di Garut, Jawa Barat.
Pelaku kemudian diringkus kepolisian di Garut, Rabu (14/11). Saat itu ia sedang beristirahat di saung untuk persiapan naik gunung. Di tas Haris, polisi menemukan kunci mobil milik korban yang dia bawa kabur. Haris diketahui merupakan adik Maya Ambarita, istri Diperum Nainggolan.
