"Semua merasa sedih melihat keadaan negara-negara Islam dewasa ini, dan sekitar 30 persen dari 50 negara Islam di dunia ini penuh dengan konflik," kata JK dalam acara Peringatan Milad Ke-106 Muhammadiyah di Pura Mangkunegaran Solo, Minggu (18/11) malam, dikutip dari Antara.
Negara-negara Islam di dunia tersebut seperti Irak, Syria, Afghanistan, Libya, Pakistan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Intinya adalah keadilan. Seperti di Aceh, Poso, Ambon, Kalimantan, Papua, Pulau Jawa dahulu DI/TII. Semua karena ketidakadilan. Hal ini, inti upaya-upaya keadilan yang harus kita laksanakan," kata JK.
Wapres juga menyebut Muhammadiyah sudah "beramal soleh, ibadah, usaha kepada bangsa" selama 106 tahun keberadaannya di Indonesia.
"Saya yakin Muhammadiyah mempunyai saham yang besar dalam upaya itu, karena begitu banyak pendidikan dan usah-usaha lainnya yang mewarnai bangsa ini. Upaya-upaya seperti itu, untuk mempersatukan bangsa ini ke depan. Bagaimana meningkatkan kemakmuran untuk bangsa ini, apa yang dilakukan Muhammadiyah suatu manajemen yang luar biasa," tutur dia.
(arh)