"Harus kerja keras, harus kerja all out di Jawa Tengah dan Jawa Timur tentunya," kata Sandi di rumah Prabowo, Jakarta, Senin (19/11) malam.
Sandi baru selesai melakukan lawatan selama empat hari ke empat wilayah di Jawa Tengah, yakni Kabupaten Temanggung, Kota Magelang, Kabupaten Wonosobo, dan Kabupaten Purworejo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sandi, Prabowo merespons baik laporan yang ia sampaikan. Sandi menangkap keinginan masyarakat akan hadirnya perubahan. Kondisi tersebut, kata Sandi yang juga dirasakan Prabowo saat berkunjung ke daerah di Jawa Tengah.
"Ini adalah kunjungan kami yang akan kami intensifkan dalam beberapa minggu ke depan, dan saya melihat ada momunetum yang cukup signifikan," ujarnya.
Lebih lanjut, Sandi mengungkapkan salah satu strategi pihaknya merebut hati pemilih, khususnya di wilayah Jawa Tengah dengan menyapa langsung dan mendengarkan aspirasi masyarakat tentang kondisi yang mereka rasakan sehari-hari.
"Harus kami sampaikan (juga) rencana kerja kami dan solusi Prabowo-Sandi," kata dia.
Pada Pilpres 2014 lalu, Prabowo yang berpasangan dengan Hatta Rajasa kalah telak dari pasangan Jokowi-Jusuf Kalla. Kala itu Prabowo-Hatta hanya mengantongi 6.485.720 suara, sementara Jokowi-JK mendapat 12.959.540 suara.
Prabowo-Hatta kalah dari Jokowi-JK di 35 kabupaten/kota, di Jawa Tengah. Selisih suara Prabowo-Hatta dengan Jokowi-JK hampir dua kali lipat.
Sama seperti di Jawa Tengah, Prabowo-Hatta juga terpuruk di Jawa Timur. Saat itu, Prabowo-Hatta mendapat 10.277.088 suara, sedangkan Jokowi-JK 11.669.313 suara. Jokowi-JK unggul di 24 kabupaten/kota, sementara Prabowo-Hatta unggul di 14 kabupaten/kota (fra/eks)