"Guguran lava sebanyak empat kali mengarah ke bukaan kawah, hulu kali Gendol," tulis BPPTKG melakui akun Twitter resminya, Minggu (25/11).
Guguran lava pijar ini memiliki jarak luncur 300 meter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Intensitas guguran rendah dengan potensi material yang kecil sehingga belum membahayakan penduduk."
BPPTKG sendiri menjelaskan bahwa guguran lava sebenarnya sudah mulai terjadi pada sejak Kamis (22/11), namun saat itu guguran lava masih dominan ke barat kaut dan masih di area kawah.
Berdasar data aktivitas tersebut, status Gunung Merapi masih berada pada level II atau waspada. Hanya saja meski demikian, masyarakat disarankan untuk tidak melakukan pendakian gunung untuk sementara. (antara/chs)