Menurut penuturan warga, Rahmat (70), tinggi permukaan sungai mulai naik terjadi sekitar pukul 13.45 WIB. Derasnya luapan sungai membuat air tidak tertampung sehingga menggenangi rumah warga.
"Kejadiannya berlangsung cepat ya. Air sudah besar kiriman dari utara terus sampai ke sini tingginya sampai 1,5 meter," kata Rahmat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kata Rahmat, air yang datang secara tiba-tiba mengakibatkan penghuni rumah terjebak di dalam rumahnya.
Pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, banjir membuat warga berjibaku menyelamatkan barang dan perabotan. Mereka sempat bertahan saat banjir tiba dengan tinggal di lantai dua.
"Ini banjir kedua dan yang paling parah setelah tol air dibangun. Dulunya tidak begini," ujarnya.
(hyg/ain)