"Sesuai agenda, besok (Rabu) pagi hingga sore. Mekanisme voting, one man one vote," ujar Ketua Panitia Pemilihan (Panlih), Irfannusir Rasman, kepada CNNIndonesia.com, Selasa (27/11). Adapun agenda muktamar pada hari ini masih pada agenda sidang-sidang komisi.
Mengenai profil keenam kandidat, Irfan yang juga menjabat sebagai sekretaris jenderal Pemuda Muhammadiyah itu mengatakan, ada tiga kandidat kuat yang diyakini akan bersaing ketat menggantikan posisi Dahnil Anzar tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahmad Fanani dikenal sebagai kader Muhammadiyah berlatarbelakang wiraswasta. Sosoknya, kata Irfan, dikenal loyal dan banyak terlibat dalam sejumlah kegiatan Pemuda Muhammadiyah.
"Ketiganya itu yang diketahui banyak roadshow ke sejumlah voters di daerah-daerah," kata Irfan.
Selain ketiga nama itu, kandidat ketua umum lainnya Andi Fajar Asti, Faisal, dan Muhammad Sukron. Enam kandidat tersebut ditetapkan panitia pemilih melalui proses internal organisasi sebelum namanya ditetapkan dalam arena muktamar.
Proses pemilihan ketua umum, kata Irfan, berbarengan dengan pemilihan 12 nama formatur kepengurusan Muhammadiyah. Diketahui sebelumnya, selain enam calon ketua umum, panitia pemilihan juga telah menetapkan 42 nama calon tetap formatur Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah periode 2018-2022.
"Para voters akan diberikan dua kertas suara, untuk memilih ketua umum dan formatur," ujar dia.
(ain/ain)