"Saya sudah konfirmasi bahwa ada analisa-analisa intelijen itu ada masukan-masukan yang beliau bilang pimpinan Polda katakan sebaiknya ditunda supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (30/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tetap (dilakukan). Kita akan merujuk betul cita-cita untuk memperlihatkan keindahan Islam tentu saya harus bicara dengan semua tim di daerah-daerah dan yang ada di sini kapan sebaiknya, kita juga tidak mau dianggap kegiatan politik. Makanya kita mencari waktu-waktu yang pas sehingga dia tidak diinterpretasikan gerakan politik," tuturnya.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan usai surat pemberitahuan diterima, pihak intelijen memberitahukan supaya aksi tersebut ditunda.
"Memang ada surat masuk, ada pemberitahuan yang diinisiasi oleh Pak Kapitra yang berkaitan dengan hal yang sama, di tempat yang sama. Dari intelijen menyarankan kepada panitia untuk ditunda pelaksanaannya," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya.
"Kami menyarankan untuk ditunda," ucapnya menambahkan.