Aksi 212 Diklaim Bikin 'Ledakan' 212 Mart dan Hamdalah Mart

CNN Indonesia | Minggu, 02/12/2018 07:32 WIB
Aksi 212 Diklaim Bikin 'Ledakan' 212 Mart dan Hamdalah Mart Peserta Reuni Aksi 212. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Didin Hafidhuddin mengajak seluruh umat Islam untuk merapatkan barisan dan selalu berjamaah dalam berbagai kegiatan, termasuk membangun perekonomian syariah di Indonesia.

Didin yakin penerapan ekonomi syariah di Indonesia akan menjadi solusi palin tepat untuk mengentaskan kemiskinan dan merubah kondisi ekonomi di tanah air menjadi jauh lebih baik.

"Mari kita ubah ekonomi dengan ekonomi syariah berdasarkan wahyu Allah," tegas Didin di panggung Reuni Akbar 212, Monas, Jakarta, Minggu (2/12).


Mantan Ketua Umum Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) ini mengungkapkan sejak dua tahun lalu upaya penguatan ekonomi syariah oleh umat Islam di Indonesia sudah mulai terlihat membuahkan hasil. Menurut Didin, sejumlah jenis usaha yang berbasis syariah seperti Sodaqo Mart, Hamdalah Mart, Alfatihah Mart hingga 212 Mart sudah berjumlah lebih dari 100 gerai.

"Walau masih terlihat kecil tapi sudah makin besar sejak dua tahun lalu. Umat Islam harus dukung semua potensi yang dimiliki umat Islam," tegas Didin.


Selain itu, Guru Besar Ilmu Agama Institut Pertanian Bogor (IPB) ini juga meminta umat untuk mendukung bank dan asuransi syariah. Jika umat Islam sudah berpihak untuk ekonomi syariah, Didin mengaku yakin umat akan selamat dunia akhirat karena selamat dari riba yang bisa membawa petaka.

"Jangan ada riba lagi di kegiatan ekonomi umat," tegas Didin.

Lebih lanjut, Didin optimis sejak dua tahun lalu, indikator kebangkitan umat sudah semakin terlihat walau di tengah tantangan-tantangan yangs semakin dahsyat. Ia pun meminta agar momentum 212 dijadikan kesempatkan untuk kembali memanjatkan doa agar Indonesia mendapatkan pemimpin yang adil, terutama untuk umat Islam.

"Kita berdoa agar dapat pemimpin yang mencintai ulama dan syariat Islam," ungkap Didin.


Umat muslim meleburkan kekuatan untuk unjuk gigi dalam menjalankan roda ekonomi nasional dengan membentuk Koperasi Syariah 212 Mart.

Berawal dari aksi 212 pada Desember 2016 silam, para perintis akhirnya resmi mendirikan Koperasi Syariah sebulan setelahnya, yakni pada Januari 2017.

Ketua Komunitas Koperasi Syariah 212 Depok 5 Ahmad Sulaiman bercerita, setelah melalui berbagai persiapan dan perizinan, kantor pusat Koperasi Syariah 212 Mart pertama resmi didirikan di Bogor, Jawa Barat pada 1 Mei 2017.

Pria yang juga menjadi Ketua Koperasi Syariah Sukses Umat Berjaya (Kopsya Sukmajaya) Badan Usaha Milik Komunitas itu menjelaskan satu per satu cabang baru dari Koperasi Syariah 212 Mart mulai bermunculan hingga menembus 101 cabang pada awal Maret ini. Cabang tersebar di Bogor, Bekasi, Depok, Jakarta, Tangerang, Cirebon, hingga Bandung. Namun, belum diketahui pasti berapa jumlah seluruh anggota dari seluruh cabang tersebut.

(bmw/DAL)