Sebanyak 31 pekerja proyek jembatan di jalur Trans-Papua sebelumnya tewas dibunuh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Para pekerja itu diserang ketika membangun jembatan di dua titik, yakni Kali Yigi dan Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga.
Moeldoko mengatakan, pembangunan jalur Trans-Papua merupakan salah satu upaya pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk meratakan pembangunan di tiap daerah. Terlebih Nduga termasuk daerah yang cukup tertinggal, terisolasi, dan relatif tidak aman. Oleh karena itu, pembangunan jalan ini harus tetap berjalan sekali pun ada gangguan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Peristiwa di Nduga itu kebiadaban, kami mengutuk peristiwa itu. Ini bukan sekadar dilakukan KKB, tapi boleh saya katakan, ini sebuah gerakan OPM," ucapnya.
"Tidak boleh terpancing. Harus tunjukkan prajurit-prajurit atau Bhayangkari yang beradab untuk menjaga itu sebaik-baiknya," tutur Moeldoko.
Pembangunan infrastruktur yang dilakukan Kementerian PUPR di jalur Trans Papua, disebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan logistik masyarakat yang berada di Wamena sampai Merauke.
Namun, pasca insiden penembakan itu, Kementerian PUPR dan PT Istaka Karya sepakat menghentikan sementara pengerjaan jembatan tersebut dan akan menunggu rekomendasi dari kepolisian setempat. (pris/dea)