Kejadian itu berlangsung ketika personel gabungan sedang melakukan evakuasi korban pembunuhan pekerja proyek Trans Papua yang terletak di distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua.
"Tadi dilaporkan dari Yigi ke Mbua personel yang lakukan evakuasi masih diganggu oleh kelompok bersenjata dan sekarang masih mengalami kontak tembak," kata Binsar dalam keterangan yang dipublikasikan oleh Penerangan Kodam XVII Cendrawasih, Kamis (6/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyatakan pihaknya akan menambah 20 personel tambahan dan beberapa peralatan penunjang untuk membantu evakuasi korban di wilayah tersebut.
Foto: CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi |
Nantinya, kata dia, para korban itu akan langsung dievakuasi dan diterbangkan menuju wilayah Timika, Papua.
"Langsung ke Timika, nanti disambut oleh bapak Panglima TNI dan Pak Wakapolri di sana dengan Kepala Staf Angkatan Darat," ujarnya.
Pagi ini, pihak TNI-Polri turut menemukan tiga orang korban selamat saat melakukan penyisiran di lokasi tersebut. Korban selamat itu diketahui bernama Johny Arung, Tarki dan Mateus. Ketiga korban selamat itu diduga berasal dari pekerja PT Istaka Karya.
"Sedangkan korban dari pihak TNI-Polri ada 1 orang prajurit TNI gugur [meninggal dunia] dan dua luka tembak [1 TNI , 1 Polri]," kata Wakil Kepala Penerangan Kodam XII/Cendrawasih, Letkol Infanteri Dax Sianturi.
(rzr/rzr/arh)
Foto: CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi