Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono menyusul rampungnya pemeriksaan terhadap Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Nanik S. Deyang dan Rocky Gerung.
"Jadi, untuk berkas perkara jika dinilai sudah lengkap oleh penyidik maka akan dikirim ke kejaksaan," kata Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (6/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Argo, penyidik merasa pemeriksaan kembali Nanik dan Rocky sudah cukup untuk melengkapi berkas yang dinilai kurang oleh Kejati. Namun Argo mengatakan nantinya Kejati yang akan menilai lagi apakah berkas sudah rampung atau belum.
"Ketika Bu Ratna mengatakan itu bohong, maka saya delete. Prosedurnya kan begitu. Kemudian saya di-bully. Ya sudah kan saya dibohongi silahkan. Kalau masih bully saya, namanya dungu kan," kata Rocky.
Kasus hoaks Ratna bermula dari foto lebam wajahnya yang beredar di media sosial. Sejumlah tokoh mengatakan Ratna dipukuli orang tak di kenal di Bandung. Ratna baru belakangan memberi pernyataan bahwa kabar dirinya dipukuli itu bohong. Ia mengatakan wajahnya lebam karena menjalani operasi plastik.