Langkah mereka tergesa menuju mesin tap untuk keluar stasiun. Di sana, setelah beberapa langkah melewati mesin tap, mereka akan menemukan seruas jalan baru dengan tulisan "Uji Coba Lintasan Jembatan Penyeberangan Multiguna Tanah Abang'. Pemprov DKI menyebut jembatan tersebut Skybridge.
Di pintu jembatan terpampang keterangan titik-titik yang bisa dituju yaitu Stasiun Tanah Abang, Halte Jak Lingko, Jalan Jati Baru, Halte Transjakarta, Blok F dan Blok G Tanah Abang. Namun keterangan itu tak cukup meyakinkan para bekas penumpang commuter line. Sebagian terlihat masih kebingungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alhamdulillah, bagus, enggak capek-capek. Kemaren saya lihat jalan ke bawah ya ini kayaknya sudah strategis ya. Dari stasiun juga memudahkan keluar langsung akses ke jalan nanti," tutur Masyitoh.
Skybridge atau Jembatan Multiguna dari stasiun Tanah Abang ke sejumlah titik di kawasan itu. (CNN Indonesia/Hesti Rika) |
Dengan aturan itu keberadaan skybridge diharap bisa memberikan kenyamanan kepada para pemakainya. Para penumpang dari Stasiun Tanah Abang tak perlu lagi keluar stasiun, berhadapan dengan kemacetan dan lalu lalang mobil, serta kesemrawutan pedagang kaki lima untuk mencapai lokasi yang dituju.
Untuk gate masuk stasiun, uji cobanya akan mengikuti penyesuaian dari PT KAI karena sistem tap belum bisa diakses. Untuk hari ini gate stasiun akan diujicoba selama 1 jam sejak pukul 09.00 WIB. Namun, nantinya bakal ada penyesuaian.
Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi yang menghadiri kegiatan uji coba pagi tadi menyampaikan peresmian Skybridge dilakukan setelah ujicoba dinilai sudah baik.
"Peresmiannya nanti, kita uji coba dulu. Segera nanti kalau uji coba dilakukan dengan baik, nanti dilaporkan," kata dia.
Ade, salah satu penumpang commuter line, mengaku jarak yang ditempuh menuju Blok B lebih jauh jika menggunakan Skybridge. Namun dia tidak merinci berapa jarak yang harus ditempuhnya menuju Blok B dengan menggunakan Skybridge.
Terlepas dari itu, Ade mengaku nyaman melewati Skybridge karena tak harus berhadapan langsung dengan kesemrawutan Tanah Abang.
"Ya, bagus aja, sih, dari pada PKL di bawah ya. Jalan kan juga enak dari stasiun ya. Bagus lah nyaman," kata Ade. (ani/wis)
Skybridge atau Jembatan Multiguna dari stasiun Tanah Abang ke sejumlah titik di kawasan itu. (CNN Indonesia/Hesti Rika)