"Jangan sampai ideologi impor mendapat ruang, menggeser Pancasila yang pada akhirnya mengoyak NKRI, mengoyak Merah Putih," kata Jokowi di Bumi Perkemahan Ragunan, Jumat (7/11).
Hal itu disampaikan Jokowi saat meresmikan pembukaan Jambore Kebangsaan Bela Negara Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) 2018. Jokowi mengajak putra dan putri TNI dan Polri menjaga Pancasila. Jokowi menegaskan Pancasila menjadi dasar Indonesia tetap bersatu hingga kini, sejak merdeka 73 tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bela negara dan menjaga Pancasila, kata mantan gubernur DKI Jakarta itu, perlu dilakukan semua masyarakat terutama FKPPI.
Dalam kesempatan itu, Jokowi kembali menceritakan kinerja selama ini, yang terkait dengan semangat nasionalisme. Di antaranya seperti mengambil alih Blok Rokan dan Blok Mahakam dari asing kepada PT Pertamina, hingga mengambil 51 persen saham Freeport.
"Selama 40 tahun dapat sembilan persen diam saja. Ketika 51 persen malah bilang antek asing. Saya tak akan diam, akan saya jawab," ucapnya. (chri/ain)