"Ada 44 napi sudah berhasil ditangkap dan tinggal dikit lagi. Ada beberapa yang sudah diamankan di Polsek-Polsek dan belum terdata," kata Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly saat menghadiri acara di Lapas Klas I Tanjung Gusta Medan, Jumat (7/12).
Yasonna mengatakan pencarian napi yang kabur, turut dibantu aparat TNI-Polri dengan menyisir wilayah Aceh dan wilayah perbatasan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ratusan napi ini nekat menjebol pagar dengan menggunakan barbel dan linggis. Sejumlah jendela kaca hancur. Mereka berlarian ke tepi kali, area pesawahan, hingga mendatangi rumah-rumah warga yang kosong di sekitar lokasi.
"Sebagian besar merupakan napi kasus narkoba. Total sudah 44 yang diamankan, itu termasuk di dalamnya napi yang menyerahkan diri," paparnya.
Menurut Lilik, Kemenkumham telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan juga tokoh masyarakat untuk mengimbau dan berperan aktif meminta narapidana yang ada di luar agar menyerahkan diri.
"Kepada aparat hukum kita minta kerjasamanya juga dengan aparat yang dari pemasyarakatan untuk melakukan pengejaran. Sebagai bentuk daripada pemulihan kepatuhan hukum terhadap narapidana yang melarikan diri," katanya.