Prabowo Ingin Kurangi Kunjungan ke Luar Negeri jika Terpilih

CNN Indonesia | Sabtu, 08/12/2018 05:59 WIB
Prabowo Ingin Kurangi Kunjungan ke Luar Negeri jika Terpilih Prabowo Subianto, berniat memprioritaskan hal lain yang lebih dirasa manfaatnya bagi masyarakat. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, berencana mengurangi intensitas kunjungan ke luar negeri jika terpilih sebagai presiden dalam Pilpres 2019 mendatang. Prabowo berniat memprioritaskan hal lain yang lebih dirasa manfaatnya bagi masyarakat.

"Manakala kalau saya menerima mandat dari rakyat, pemerintah saya, ya akan sangat hemat. Maaf saja, jalan-jalan ke luar negeri dikurangi," tutur Prabowo dalam Gala Dinner bersama pengusaha Tionghoa di Sun City Ballroom, Jakarta, Jumat (7/12).

Prabowo lantas menyindir anggota-anggota DPR yang suka bepergian ke luar negeri. Terutama dalam beberapa hari terakhir.


"Mungkin minggu ini anggota DPR yang di luar negeri banyak banget. Mumpung mau akhir tahun," ucap Prabowo.



Prabowo mengatakan bahwa pemerintahan harus dilaksanakan secara hemat dan rasional. Pengelolaan kekayaan alam harus dilakukan oleh negara sendiri secara optimal.

Dengan begitu, katanya, negara dapat memberikan gaji yang besar bagi penyelenggara negara dan penegak hukum. Baik itu pegawai negeri, kepala daerah, TNI, Polri, dan jaksa.

"Sehingga tidak boleh ada korupsi," kata Prabowo.

Prabowo menghadiri Gala Dinner bertajuk Tionghoa dan Bisnis di Mata Prabowo Subianto di Sun City Ballroom, Jakarta, Jumat malam (7/12). Hadir ratusan pengusaha Tionghoa dari berbagai daerah, tak hanya Jakarta.

Prabowo ditemani Titiek Soeharto. Selain itu, sejumlah petinggi Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi turut hadir dalam acara. Mereka adalah Hashim Djojohadikusumo, Maher Algadri, Fuad Bawazier, Sugiono dan beberapa orang lainnya.

Prabowo memperoleh donasi sebesar Rp460 juta dari 16 pengusaha dalam acara tersebut. Selain itu, Prabowo juga dihadiahi patung naga serta lukisan wajah dirinya dan Sandiaga Salahuddin Uno. (bmw/agr)