Ma'ruf melakukan itu sejak 29 November lalu atau dua hari setelah berkunjung ke Provinsi Lampung. Artinya, sudah 12 hari Ma'ruf tak kampanye bertemu masyarakat di luar kediamannya.
Selama itu Ma'ruf hanya menerima tamu dari berbagai kalangan yang mendeklarasikan dukungan kepada dirinya dan Jokowi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal elektabilitas itu, menurut Adi, bisa saja terjadi apabila Ma'ruf tak kunjung pulih dalam waktu dekat.
Sakit yang dialami Ma'ruf Amin disebut berpotensi mempengaruhi elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Ma'ruf sendiri baru akan kembali kampanye di daerah pada Januari 2019. Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir bahkan menyebut kembalinya Ma'ruf akan membawa banyak kejutan. Kendati demikian, Erick menolak membocorkannya.
"Nanti bulan Januari kampanyenya dan insyallah banyak kejutan-kejutan," kata Erick saat berkunjung ke rumah Ma'ruf di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta.
Dengan kondisi itu, Adi mengatakan kubu Prabowo-Sandi masih punya waktu untuk mengambil keuntungan dari absennya Ma'ruf di lapangan.
Cara mengambil keuntungan, Adi mencontohkan, dengan lebih sering berkunjung ke pesantren-pesantren seperti yang biasa dilakukan Ma'ruf.
"Mestinya kalau kubu Prabowo-Sandiaga jeli melihat ini, ini adalah pintu masuk biar kubu Prabowo-Sandiaga melesat kencang untuk mengambil elektabilitas yang masih stagnan," ujarnya.
Kubu Prabowo-Sandi bisa memanfaatkan kondisi Ma'ruf untuk mengambil keuntungan politik terkait Pilpres 2019. (CNN Indonesia/Hesti Rika Pratiwi) |
Pengamat politik dari Populi Center Usep S Ahyar tak menyangkal kondisi yang dialami Ma'ruf menghambat mobilitasnya dalam berkampanye.
Namun Usep menilai kondisi itu tak akan berpengaruh terhadap statusnya sebagai cawapres. Apalagi, Ma'ruf sudah dinyatakan lolos tes kesehatan oleh Komisi Pemilihan Umum.
"Nah, kerugiannya bagi saya dia tak bisa mobilitas tak bisa lancar saja, seharusnya dia mendatangi berbagai pertemuan, berbagai konstituennya, dia malah terkendala dengan sakit itu," kata dia.
Usep tak menjelaskan apa saja yang bisa dimanfaatkan Prabowo-Sandi untuk menambah dukungan kepada mereka. Namun Usep menilai strategi memanfaatkan kelemahan lawan adalah hal yang lumrah dalam politik.
Tonton juga video: SBY Ingatkan Jokowi dan Prabowo Agar Tidak Gaduh
[Gambas:Video CNN]
(rzr/wis)
Sakit yang dialami Ma'ruf Amin disebut berpotensi mempengaruhi elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Kubu Prabowo-Sandi bisa memanfaatkan kondisi Ma'ruf untuk mengambil keuntungan politik terkait Pilpres 2019. (CNN Indonesia/Hesti Rika Pratiwi)