Kapolda Papua Isnpektur Jenderal Martuani Sormin mengklaim pembentukan tim itu didukung Kodam XVII/Cenderawasih.
"Kami telah membentuk tim untuk pengejaran para pelaku. Komitmen kami dari Polda Papua tidak akan berhenti untuk melakukan pengejaran, penangkapan dan penegakan hukum terhadap KKB ini," kata Martuani seperti dikutip Antara, Selasa (11/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Martuani mengatakan pembentukan tim khusus itu sesuai perintah Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. TNI, kata Martuani, akan memberikan dukungan sepenuhnya untuk membantu Polri menangkap anggota KKB Nduga pimpinan Egianus Kogoya.
Menurut Martuani, polisi kesulitan untuk mengejar KKB karena kondisi medan geografis yang sulit.
"Di sana itu daerah ketinggian di atas 10 ribu kaki dengan oksigen tipis, lereng-lereng curam, cuaca juga tidak bersahabat, sinyal telepon tidak ada," ujarnya.
Anggota polisi, kata Martuani, tidak terbiasa di medan-medan seperti itu, sementara KKB sudah terbiasa karena mereka menyatu dan dibesarkan dengan kondisi alam seperti itu.
Sementara, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal Yosua Pandit Sembiring menegaskan bahwa pembangunan Jalan Trans Papua di Kabupaten Nduga akan kembali dilanjutkan dalam waktu dekat.
"Perintah Panglima TNI sudah jelas bahwa pembangunan kembali Jalan Trans Papua akan segera dilakukan, tidak boleh berhenti," katanya.