"Memang fokus kita itu adalah Jawa Barat Jakarta, Banten. Dulu kan Jokowi kalah, sekarang harus menang," kata Ma'ruf saat ditemui di kediaman pribadinya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, Rabu (12/12).
Pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla mengalami kekalahan dari pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di Banten dan Jawa Barat pada Pilpres 2014. Berdasarkan rekapitulasi perhitungan suara Pilpres 2014 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jokowi-JK hanya mendapatkan 42,90 persen suara dibandingkan Prabowo-Hatta yang meraup 57,10 persen di Bantan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan 10 wilayah itu merupakan provinsi tempat pasangan Jokowi-JK mengalami kekalahan di Pilpres 2014. Wilayah itu diantaranya Aceh, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, NTB, Kalimantan Selatan, Gorontalo, dan Maluku Utara.
"Saya tidak ada hari tanpa deklarasi tidak ada hari tanpa diskusi tanpa silaturahim dengan eksponen-ekaponen para pendukung ini yang akan terus kita lakukan," kata dia.
Mantan Rais Aam PBNU itu mengaku akan gencar berkampanye ke tiga wilayah itu pada Januari tahun depan. Sebab, kondisi kakinya yang sempat terkilir belum pulih secara total.
Meski begitu, ia mengatakan timsesnya terus melakukan konsolidasi dan turun ke lapangan guna memanaskan 'mesin' pemenangan di wilayah tersebut.
"Jadi beberapa waktu belakangan ini kita panasin dulu mesinnya, nah kalau mesinnya sudah panas baru tinggal menggerakannya. Oleh karena itu Januari kita putar kita gerakan mesin itu supaya efektif," katanya.