"Kita sudah melihat selama ini, bahwa ini Pak Prabowo ini orang yang enggak tahu diri, yang sudah dibela-belain ternyata habis manis sepah dibuang," kata La Nyalla saat bicara di program Layar Pemilu Tepercaya CNNIndonesia TV, Rabu (12/12) malam.
"Dan itu kondisinya bukan ada di saya saja," kata La Nyalla melanjutkan. "Banyak di kader-kader gerindra yang lain. Kalau dibutuhkan saja kita dipakai, kalau enggak butuh enggak dipakai".
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Gerindra Prabowo Subianto disebut La Nyalla sebagai sosok yang tak tahu diri. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto) |
"Tapi ternyata di saat sampai waktu yang ditentukan di surat tugas itu, Pak La Nyalla tak mampu membangun koalisi," kata Andre dalam acara yang sama.
La Nyalla balik membantah Andre soal perhatian Prabowo kepada kadernya. Dia memberi contoh sejumlah kesulitan yang dihadapinya selama bersama Prabowo. Salah satunya saat menjadi Ketua Umum PSSI.
Kata La Nyalla, baik Prabowo maupun Gerindra tak memberikan bantuan saat dirinya selaku Ketua PSSI berseteru dengan pemerintah.
Dalam perseteruan itu pemerintah lewat Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memutuskan membekukan kepengurusan PSSI di bawah La Nyalla.
Nyalla juga merasa ditinggalkan saat berhadapan dengan Kejaksaan Agung dalam kasus dugaan korupsi dana hibah dan bansos Jawa Timur.
"Tidak ada kader Gerindra yang bantu saya. Saya berjuang sendiri, kok. Pak Prabowo enggak ada," kata dia.
La Nyalla menyampaikan pengakuan itu saat ditemui di kediaman Ma'ruf Amin, cawapres Jokowi di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, Selasa (11/12).
"Pertama kali saya begitu mau mendukung Pak Jokowi. Saya datang ke beliau, saya minta maaf, bahwa saya yang isukan pak Jokowi PKI. Saya yang fitnah pak Jokowi Kristen, China," kata La Nyalla. (wis/sur)
Ketua Gerindra Prabowo Subianto disebut La Nyalla sebagai sosok yang tak tahu diri. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)