Acara pemberian penghargaan itu digelar oleh Badan Pusat Statistik dan Kementerian Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam) di Jakarta, Kamis (13/12).
Menurut penilaian BPS dan Kemenkopolhukam, Jakarta menempati urutan pertama dalam mengimplementasikan proses demokrasi dengan baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keempat provinsi itu memiliki nilai indeks demokrasi di atas 80 berdasarkan penilaian BPS.
Metode penilaian indeks demokrasi suatu wilayah dilakukan berdasarkan pemberitaan media massa, review dokumen, focus group discussion (FGD) dan wawancara mendalam dengan para stakeholder.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto dalam sambutannya menilai kondisi demokrasi Indonesia kini sudah lumayan baik.
Ia mengatakan demokrasi di Indonesia turut didukung kondisi stabilitas keamanan yang kondusif sehingga bisa berjalan dengan baik.
"Demokrasi di Indonesia ini sudah lumayan baik, demokrasi tanpa stabilitas keamanan, stabilitas keamanan itu bisa menunjukkan demokrasi bisa berjalan baik," kata mantan Panglima ABRI itu.
Lebih lanjut Wiranto mengatakan bahwa Indonesia masih sangat 'muda' dalam menerapkan sistem demokrasi.
Indonesia menerapkan sistem demokrasi usai rezim Orde Baru runtuh pada Mei 1998 lalu. Wiranto mengatakan dengan usia demokrasi yang masih muda itu Indonesia masih berproses menuju suatu kondisi demokrasi yang ideal.
"Tapi berprosesnya ini masih sehat. Jangan sampai kemudian ada orang kita sendiri yang mengatakan bahwa kita gagal. Tidak, oleh karena itu ayo apa yang telah kita hasilkan kita rawat sama-sama," ungkapnya.