Kepala Polrestabes Bandung, Komisaris Besar Irman Sugema membenarkan kabar meninggalnya Eril. Pria yang masih menempuh pendidikan di salah satu kampus di Bandung itu sudah tak bernyawa saat ditemukan petugas kebersihan pada Rabu (12/12) siang sekitar pukul 11.00 WIB.
"Jadi berawal dari Polsek Coblong menerima laporan adanya temuan mayat di salah satu kos-kosan, jenis kelamin laki-laki yang diduga salah satu mahasiswa perguruan tinggi di Bandung," kata Irman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan bahwa plastik yang menutupi wajah Eril tidak dalam keadaan rapat membekap, melainkan terbuka.
"Berdasarkan informasi yang didapat, dalam satu bulan ke belakang kamar tersebut tidak diizinkan dibersihkan oleh petugas atau pembantu kos yang biasa membersihkan kamar kos," ujarnya.
Tidak Ada Tanda Kekerasan
Irman menjelaskan, setelah penemuan mayat tersebut pihaknya melakukan olah TKP. Hasil dari identifikasi awal tidak ditemukan luka atau tanda kekerasan.
"Hal itu dikuatkan lagi ketika dibawa ke RS Hasan Sadikin dan dilaksanakaan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter forensik," ucapnya.
Irman mengtakan, jajarannya tetap melakukan visum luar. Namun untuk mengetahui penyebab kematian, pihak keluarga tak mengizinkan autopsi.
"Dari pihak keluarga keberatan untuk dilaksanakan autopsi. Namun demikian kami tetap menindaklanjuti untuk mendalami dan mengetahui proses kejadian ini supaya lebih jelas," katanya. (hyg/osc)